Kita Tidak Perlu Tidur 8 Jam Perhari

Kita Tidak Perlu Tidur 8 Jam Perhari-Tidur bukan segalanya, masih banyak yang mestinya kita lakukan lebih sekedar tidur saja. Tidur 8 jam sehari itu hanya untuk anak kecil yang dia masih dalam masa pertumbuhan. Kalau kita ya nggak perlu sehari sampai 8 jam. Terlalu lama. Selaku orang dewasa apalagi remaja, sudah waktunya mengerti kalau istirahat terbaik adalah tidur, namun tidur terbaik adalah jika sudah capek dan lelah saja, lalu fase tidur terlelap terlampaui, saat bangun itu sudah cukup. Kira-kira 3-4 jam saja itu sudah cukup.

Lho, kok hanya sebentar saja tidurnya. Kalau melihat sunnah rosul. Beliau kan tidurnya sehabis isya’, lalu bangun di sepertiga malam. Kira-kira jam 1-2 untuk beribadah setelah seharian berdakwah. Apakah di pagi hari beliau ngantuk, sepertinya tidak ya. Beliau masih tetap sehat dan bugar. Artinya, waktu-waktu istirahat yang tepat ini sangat dianjurkan.

Beda kalau kita istirahat dengan tidur pada jam 1 malam, lalu bangun jam 4-5 pagi, mata kantuk, kehabisan darah, karena malamnya ini sangat dingin, bagi mereka yang fisiknya kurang, akan sangat terganggu kesehatannya. Jadi, tidurlah diwaktu yang tepat dan bangun juga di waktu yang tepat pula. Tanpa penjelasan yang panjang lebar, ikuti saja sunnah rosul.

Jangan lupa juga asupan gizi yang baik agar bisa tidur dan terbangun di waktu yang tepat juga sangat diperlukan. Dari rizki yang halal agar berkah. Berkah itu tambahnya kebaikan. Sepengalaman saja sendiri, saat makan kita asupan gizinya bagus, bangunpun juga mudah, karena kesehatan selain ditopang dengan makanan yang halal juga makanan yang bergizi serta olahraga yang teratur.

Olahraga yang teratur, meski sedikit akan membantu kita menjadi pribadi yang segar dan bugar, peredaran darah lancar dan gerak lebih aktif. Kurang lebih demikian. Coba deh kalau makanan kita dikit, gizinya kurang, tambah lagi jarang olahraga dan tidurnya pun sangat pulas tentunya, karena capek, capek fisik dan pikiran. Mau ngapa-ngapain males rasanya.

Asupan air juga harus cukup, agar segar. Soalnya 80% dari tubuh kita terdiri dari air, jika kita kekurangan air, maka kita bisa-bisa drop dan syaraf kejepit lho. Itu yang sudah saya rasakan dan ini alhamdulilah udah mulai berangsur-angsur sembuh. Selain saya ikhtiari berobat juga makan jangan sampai telat serta minum air yang banyak.

Minumnya sesuai berat badan kita ya, kalau saya sendiri sih 1-2 liter sehari, nggak lebih, kalau lebih nanti keracunan, soalnya berat saya masih 45 kg dengan tinggi badan 162, nanti kalau udah naikan dikit akan saya tambahi. Minimal kalau udah 50 kg lah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel