Kemampuan yang Harus Kita Miliki Sewaktu Muda

Kemampuan yang Harus Kita Miliki Sewaktu Muda-Usia saya sendiri sudah tidak bisa dikatakan muda lagi, karena saat memosting ini saya sudah hampir berkepala tiga, semoga beberapa bulan kemudian saya bisa menikah. Hehe. Malah curhat, nggak papa lah hitung-hitung nyebar undangan dan doa. Baiklah kembali pada pokok pembahasan. Namun sebelumnya saya mau cerita apa yang dapat saya lakukan dan kesibukan apa yang saya sukai. Saya suka menulis dan sedikit banyak bisa menulis dengan menggunakan kuran glebih delapan jari, nggak papa lah lumayan cepat.

Di zaman sekarang ini banyak sekali bertebaran informasi, ada informasi yang baik dan buruk yang bagi siapa saja kalau nggak jeli, bisa-bisa mencibir sana-sini serta berkomentar yang nggak baik. Dari adanya fenomena tersebut serta komen dan status yang ada padanya dapat kita simpulkan kalau semakin banyak status yang kita buat, maka semakin banyak juga yang nonton.

Saya mau sampaikan, kalau kita ingin kembangkan kemampuan kita agar dapat berkembang dan menghasilkan karya serta pundi-pundi uang, maka kita haru banyak membuat postingan yang kita sukai namun terus menerus, konsisten dan dengan tema yang sama.

Saya nggak akan paksa teman-teman untuk melakukan yang nggak kalian sukai. Minimal kita rajin posting sesuatu yang bermanfaat saja. Pertanyaannya adalah posting dimana yang lebih efektif ?. saran saya sih di manapun yang bisa selalu di lihat oleh banyak orang. Semisal di youtube, di instagram, tiktok fanspage, wensite ini juga sangat penting. Kalau kita posting di facebook, biasanya akan lekas usang, nggak ada yang lihat lagi.

Okelah, anak muda tu biasanya suka main. Buang-buang waktu dan bersenang-senang. Ini adalah sebagian besar anak-anak muda. Namun sebagian kecilnya mereka bersungguh-sungguh membangun aset agar dapat menjadi pribadi yang lebih berarti lagi. Zaman sekarang, mereka yang suka jualan dari kecil nggak ada kendala lagi dengan modal. Asal ada HP saja dan berbekal kemauan keras udah dapat menghasilkan uang dengan cara jualan. Beda sama zaman dulu. Harus keliling sana-sini menjajalkan jualannya dengan penampilan yang mengenaskan… hehe.

Terus, apa aja yang harus dan bisa kita lakukan sebelum usia tiga puluh tahun namun kita masih tetap bisa bersenang-senang ?.

1. Tekuni Hobi

Punya hobi itu harus ya, masak nggak punya hobi. Hobi itu sesutu kegiatan yang kitalakukan sering dan kita sukai. Siapa sangka itu akan bisa mendatangkan manfaat lebih buat kita. Berapa banyak pemain sepak bola yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Berapa banyak artis zaman dulu yang sabar meski mendapatkan job berat dengan bayaran yang sedikit. Yuk tekuni hobi kita dengan sabar, sampai suatu ketika kita dapat menemukan momen saat-saat kita bisa menyalurkannya untuk kepentingan banyak orang.

2. Syukuri yang ada, Bukan yang nggak ada

Ini hin, mereka yang hobi ngeluh, suka ngutang dan berharap bisa cepat kaya dan makmur. Semua harus disuntuikkan dengan pil pil yang serba instan. Segala yang  instan itu nggak enak. Percayalah mereka yang berotot dan segar bugar, bukan mendapatkan itu semua dengan cara instan, seminggu langsung kuat berotot dan sehat. Orang sakit saja agar bisa sehat butuh proses. Kalau langusng sembuh, bahaya tuh, karena tubuh kita dipaksa untuk segera sembuh dengan bantuan-bantuan kimiawi.

Yuk, lihat sekeliling kita dan syukuri yang kita miliki. Bukan mengeluhkan apa yang nggak kita punya. Kita hidup, sehat, bisa berjalan dan berfikir saja ini sudah kenikmatan yang luar biasa. Tinggal pola pikir kita yang perlu diubah agar bisa memaksimalkan apa yang kita miliki.

3. Mainlah Saat Waktunya

Kalau ini waktunya bersenang-senang. Tapi ingat ya, sekedarnya saja, banyak mereka yang terbuai dengan mainan baru, tampilan-tampilan baru di sosial media hingga pada akhirnya lupa akan tujuan awal apa yang sedang dicari. Hasilnya, hp nggak ada gunanya atau ada gunanya namun hanya sekedar menuruti hasrat, keinginan yang sementara. Tanpa membawa faedah.

4. Menabung

Hayo, menabung-menabung. Jangan boros ah, hari gini masih suka boros, jangan ngikutin gaya hidup deh. Kalau nuturin trend nggak akan ada habisnya. Beli aja barang-barang yang kita butuhkan, bukan barang-barang yang kita mau. Beli buku ya seperlunya, bukannya setoko dibeli semua. Iya sih banyak pengelaman, tapi kan ada waktunya kita memanfaatkan ilmu kita untuk orang lain. Bukan dipendam sendiri.

Sisihkan apa yang kita miliki atau keuntungan yang kita peroleh untuk menabung, atau kita investasikan untuk masa depan kita. Saya sendiri banyak beli buku, saat aku pikir-pikir lagi banyak beli buku bagus sih, tapi saat nggak ada uang darimana saya bisa membeli buku. Pada akhirnya saya memutuskan untuk mengubah buku-buku saya menjadi tulisan ulang, saya terbitkan sendiri dengan tujuan apa yang ada dalam pikiran saya bisa tercurahkan dengan baik.

Selain itu, saat saya jual dengan terbitin sendiri tentu akan menjadi tampilan yang sangat sederhana, dari sinilah saya bisa menjualnya dengan harga yang murah dan orang-orang mau beli karena itu kebutuhan mereka. Kalau mau cari artikel di internet ada, namun apa ada dalam satu artikel memuat berhalam-halaman dengan fokus yang sama, gaya bahasa yang unik, serta gambar yang menarik. Nah, inilah yang menjadi fokus saya.

Saya hobi menulis, membaca, saya jualan, dapet uang deh meski sedikit, yang penting belajar dan mensyukuri. Dikit-dikit nanti juga menjadi bukit atau banyak asalkan konsisten dan sabar. Ini juga merupakan cara strategis agar orang tahu kalau kita memang seorang penulis. Beda dengan mereka yang jleeeb langsung ini dan itu menjadi besar, mereka akan cepat puas dan akan cepat pula bosan serta kurang mau mengembangkan diri mereka. Beda jika kita awali dengan sabar, konsisten dan rasa senang.

Baiklah, semoga bermanfaat ya. Usia 20 tahunan adalah masa-masa yang harus kita lalui dengan kesulitan, karena 20-30 adalah masa membangun karir kita. Jangan buang-bung waktu, temukan hobi, kemampuan kamu agar bisa berkembang. Oke, yuk kita mulai.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel