Solusi menghadapi anak yang jarang masuk sekolah

Solusi menghadapi anak yang jarang masuk sekolah
Solusi menghadapi anak yang jarang masuk sekolah-Selalu saja ada anak yang lain dari pada yang lain. Berbeda dengan teman-teman mereka. Ada yang jarang mengerjakan pekerjaan rumah, ada juga yang sering jahilin temannya, ada yang sering bolos dan ada juga yang jarang masuk sekolah. Banyak saja alasan mereka. Ini dan itu menjadi segundang alasan untuk dibenarkan agar mereka dapat meyakinkan guru agar tidak dihukum. Namun sayangnya itu semua tidak ada gunanya, karena alasan hanyalah hal yang ditanyakan guru kepada siswa agar mereka mengakui kesalahannya, namun jika sebaliknya mereka malah tidak mengakui maka tamatlah sudah nasib anak ini.

Mereka yang sering berbohong maka akan ketahuan juga, namun kalau menunggu ketahuan akan lama juga, oleh karena itu langsung saja kita ambil sikap agar si anak tidak terbiasa berbohong kepada guru karena jarang masuk. Berikut adalah cara yang bisa dilakukan guru untuk menghadapi anak yang sering sekali masuk sekolah. Tentunya bertahap, agar bisa didiskusikan dengan baik.

1.    Tanya mereka

Ada anak yang sengaja memang jarang masuk sekolah karena mereka memang malas dan ada juga karena urusan keluarga dan itu bisa masalah perekonomian. Cobalah berikan pengertian dan tatacara kepada mereka atas hal-hal yang mungkin saja belum mereka ketahui tentang aturan yang ada di sekolah. Menerangkan akan pembedaan antara urusan sekolah dengan rumah. Dan itu jangan sampai disamakan atau bahkan terkesan menyepelekan sekolah.

 2.    Dampak positif dan negatif

Anak biasanya tidak mau tahu dan ada juga yang kurang faham akan pentingya materi pelajaran dan pendidikan. Ada yang tahunya mereka harus sekolah dan mengikuti pelajaran dan ada juga yang berfikir kalau jarang sekolahpun nggak apa-apa salkan bisa menjawab pertanyaan guru dengan baik. Mereka belum tahu arti pentingnya proses belajar yang berkesinambungan.

3.    Berikan hukuman mendidik

Hukuman sangat penting untuk memberikan efek jera kepada anak yang jarang masuk sekolah. Ketika mereka jarang masuk sekolah, maka mereka akan tertinggal berbagai mata pelajaran. Jangan sampai mereka sudah tidak mengerjakan pekerjaan rumah, namun juga tidak mengumpul tugas. Dengan memberikan hukuman yang mendidik, semisal mengerjakan semua mata pelajaran yang ada tugas atau merangkum materi ini sudah membuat mereka berat. Namun mereka akan dapat sesuatu yang belum mereka dapatkan dengan cara membaca ini. sebisa mungkin memberikan hukuman yang mendidik adalah cara yang terbaik.

4.    Komunikasi dengan orangtua

Namun jika sudah berat terasa anak tidak bisa diajak komunikasi dengan baik dengan guru, maka kita bisa komunikasikan dengan orangtua atas masalah yang sedang melanda anak ini selama proses belajar mengajar di sekolah. Jangan-jangan orangtua tidak tahu kalau anaknya sering berangkat sekolah, namun tidak pernah sampai ke tempat. Bisa jadi karena mereka sibuk mengurus hal lain, sehingga lupa memperhatikan anak. Ini bisa saja terjadi.

Nah, itu beberapa tahapan yang bisa jadi solusi atau pendapat penulis seputar bagaimana mengatasi anak yang jarang sekali masuk ke kelas. Dengan berbagai alasan apapun jika bukan darurat, membolos itu sama sekali tidak dibenarkan. Hanya akan membawa kerugian bagi mereka sendiri. Diharapkan ada kerjasama yang baik antara orangtua dengan pihak sekolah, terutama guru yang mengampu agar saling berbagi informasi seputar anak-anaknya di sekolah atau bahkan di luar sekolah.

Ketika ada tindakan segera dari pihak sekolah tentu jika dikemudian hari ada masalah, apalagi tentang ujian semester maka kita tidak bisa disalahkan karena telah memberikan berbagai sikap yang seharusnya kita lakukan sebagai seorang guru terhadap anak-anak yang agaknya kurang rajin tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel