Saat Jatuh Cinta dengan Pelajaran

Saat Jatuh Cinta dengan Pelajaran
Saat Jatuh Cinta dengan Pelajaran-Menjadi siswa yang agaknya kurang pintar dulu bukanlah sebuah beban. Asalkan masuk sekolah menerima pelajaran dan mendapatkan nilai. Ternyata sadar atau tidak seorang anak ada yang merasa puas-puas saja dengan nilai minimum dan ada juga yang merasa rugi sekali jika mendapatkan nilai yang tidak memuaskan.

Memang bagi kita sendiri adalah sebuah hal yang memalukan jika mendapatkan nilai yang tidak memuaskan. Beberapa hal yang memalukan adalah saat ditanya guru namun tidak bisa menjawab, apalagi saat nanyanya di meja sendiri sedang guru memanggil nama kita. Semua akan memperhatikan kita dari jauh dan seolah menghakimi diri kita.

Menghakimi apakah kita akan menjadi yang terselamatkan dari predikat anak yang biasa-biasa saja ataukah menjadi anak yang istimewa karena mampu menjawab pertanyaan guru kita. Senangnya bukan baik deh kalau bisa menjawab. Seolah dunia menjadi terang dan hujan pujian untuk diri kita sendiri. Eh, tahu-tahu besoknya jadi semangat belajar.

Ternyata dari rasa malu dan senang mendapatkan pujian adalah satu-satunya motivasi untuk menjadi lebih pintar dari teman-teman kita. Kalau dipikir-pikir ulang bagaimana kita bisa pintar itu adalah dari sebab kita mau belajar.

Iya, hanya dengan niatan mau belajar dan mencoba serta bertanya kepada mereka yang lebih tahu saja kita bisa menjadi pintar dan semangat belajar selalu. Logikanya kan begini, saat mau baca biasanya ada yang nggak difahami, nah kebetulan ada mereka yang lebih pintar dari kita. Dari situlah kita bertanya kepada mereka. Kalau mau lebih intim lagi ya tanya sama guru kita, namun tetap dengan cara yang santun.

Satu persatu dulu tumbangkan rasa ogah dan nggak suka kita pada pelajaran. Caritahu untuk apasih kita belajar ilmu ini. apakah nanti akan bisa kita terapkan di dunia nyata. Dari situ kita coba gali dan temukan. Misal saja ni, pasti kita pernah mikir untuk apa belajar IPS, atau bahkan sama sekali tidak pernah memikirkan akan hal tersebut.

Mereka yang berfikir kritis tentu akan mampu menjawab dan segera bergegas untuk menyukainya. Ada yang sebagian berpendapat, dengan belajar IPS kita dapat mengenal ragam suku dan bangsa, lingkungan dan bahasa serta berbagai adat masyarakat yang berbeda-beda. Apalagi kita dikenalkan dengan globe dan peta. Buat kita lebih pengalaman wilayah, baik nasional maupun internasional

Yuk, wujudkan rasa cinta kita pada setiap pelajaran agar kita lebih pengalaman lagi dibandingkan mereka yang kurang semangat dalam belajar karena tanpa menyertakan motivasi dan pertanyaan kritis dalam benak kita.

Nantikan cerita selanjutnya nih, soal bagaimana lomba itu bisa buat kita berubah drastis, karena sekolah tidak mulu belajar terus lho.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel