Koalisi Jangan Setengah Hati Partai Demokrat, Pengantar Sebuah Pendekatan Pemasaran Politik

 ‘Koalisi Jangan Setengah Hati Partai Demokrat,  Pengantar Sebuah Pendekatan  Pemasaran Politik[1]

BERSAMA KITA KUAT, BERSATU KITA BANGKIT

Oleh: Budi Riyoko[2]

 Pramogema Romantisme Sejarah

Satu keberhasilan  dicatat oleh sejarah adalah Partai Demokrat merupakan partai yang besar dan lolos dalam perjalanan sejarah politik Bangsa Indonesia, partai pembawa aspirasi rakyat ini menempatkan kader terbaiknya menjadi Presiden RI, Partai berlambang mercy berdiri tanggal 12 Agustus 2001 di apartemen Hilton  digawangi oleh: (1)  Vence Rumangkang, (2). Drs. A. Yani Wahid (Alm), (3). Achmad Kurnia, (4). Adhiyaksa Dault, SH, (5).Baharuddin Tonti, (6). Shirato Syafei. Hingga kini tetap eksist dan siap menyongsong pesta demokrasi di tahun 2024.[3]

 Menyongsong pesta demokrasi 2024, Partai demokrat perlu mengambil sikap dan langkah strategis. Iktiar inilah yang merupakan upaya menghadirkan koalisi Partai Demokrat, tidak hanya diam berpangku tangan serta puas pada hasil yang diperoleh, menyebabkan hukum responsifitas berhadapan dengan situasi dilematis.

 Situasi dilematis ini menuntut kwalitas dan kwantitas,oposisi dengan pemerintah di sisi lain serta koalisi masyarakat plus parpol di lain sisi, adapun tujuan koalisi ini adalah untuk menggagas Partai Demokrat bersama kita kuat, bersatu kita bangkit, yang digerakan oleh empat elemen  pemasaran politik terdiri dari produk, tempat, harga, promosi.[4]

 Permasalahan definisi Koalisi Partai Demokrat

Ikhtiar menghadirkan ‘Partai Demokrat yang berkoalisi dengan rakyat adalah bentuk perlawanan terhadap kondisi mana yang patut diteruskan dan mana yang patut disudahi dalam partai, kemenangan partai ádalah kemenangan bersama dan Koalisi partai merupakan kebutuhan bersama, karena itu koalisi bukan hanya sebuah ceremonial belaka tetapi merupakan sebuah apresiasi kesadaran untuk bergerak bersama dalam satu misi dan satu visi.sehingga mampuh membuat sikap, tindakan, peran-peran yang bersifat kolektif dan secara sinergi membangun masyarakat indonesia.[5]

 Kita mengakui jika koalisi tidak terbangun maka yang muncul ádalah  relasi kuasa yang buruk yakni dominasi materialisme dan political oriented dalam cara pengambilan keputusan. Ketidak pastian sumber pendanaan organisasi yang diantaranya berpengaruh pada kesulitan dalam mensinambungkan kerja-kerja organisasi dan kesulitan transparansi penggunaan dana; relasi kuasa yang dominan dengan politisi; serta sistem kepengurusan mengoligarki dan membahayakan kelangsungan partai

Solusi Yang Bukan  Tragic Comic  

Keberadaan Partai Demokrat tentunya memiliki dampak terhadap kemajuan masyarakat hal ini disebabkan karena koalisi merupakan manifestasi idealitas Partai Demokrat, maka logika yang dibangun memang merupakan logika linear sederhana.Koalisi dapat dilakukan dengan metode: pasar murah, pelatihan, pembinaan, pencerahan, seminar, treining kesadaran berpartai.dengan sasaran: masyarakat, mahasiswa, pemilih pemula.

 Pelaksanaan koalisi yakni menjadikan Partai Demokrat sebagai tiga tempat yakni : pertama Tempat fasilitator dan mediator yakni Partai Demokrat dimaksutkan untuk membangun kerjasama dengan organisasi, lembaga, instansi yang  dapat menjadi mitra. Kedua Tempat organisasi modern  yakni Partai Demokrat harus menjadi rujukan bagi partai lain dalam bidang pembinaan kader, administrasi organisasi, kekomitmenan memperjuangkan nilai kemanusiaan, dan  yang terpenting tidak lupa saat menjabat. Dan terakhir Sebagi tempat pembangkit tradisi intelektual yakni Partai Demokrat adalah wadah untuk pembinaan kader ungul dengan keseimbangan zikir dan fikir,  berkembanganya tradisi membaca, menulis serta diskusi dan aksi sosial.[6]

 Beberapa catatan penting, bahwa dunia politik yang menjadi lahan kerja Partai Demokrat adalah pembinaan, sebagai anggota Partai Demokrat yaitu Kader Partai Demokrat. Pembinaan tersebut diarahkan pada pembinaan akhlak, intelektual, ketrampilan, kepemimpinan, keorganisasian, keluarga sejahtera serta beberapa kualitas lain yang menjadi kebutuhan anggotanya.

Selanjutnya adalah Landasan Operasional yakni pelaksanaan program kerja yang terjabarkan dalam aktifitas untuk membesarkan partai baik melalui pelatihan, pasar murah, bakti sosial maupun kegiatan yang lainnya. Pendekatan ini dimaksudkan agar terjalin kesinambungan rasa dan rasio serta kesamaan ide atau pemikiran ke dalam hubungan dialogis dan harmonis disamping terciptanya suasana kondusif. Pendekatan ini dimaksudkan agar anggota, antara anggota dengan pengurus, antara sesama pengurus dalam keseharian aktivitas organisasi maupun antara sesama peserta. Berguna sebagai investasi politik jangka panjang dengan posisi rakyat sebagai interdependence Market Economy atau aliansi strategis.[7]

Operasionalisasi dan fungsi tersebut diwujudkan dalam dua aspek pembagian kerja sehingga setiap usaha yang dilakukan oleh organisasi tersebut dapat dilaksanakan dengan teratur dan terarah. Kita harus akui, tujuan organisasi dipengaruhi oleh motivasi dasar pembentukan status dan fungsinya dalam totalitas dimana tujuan Partai Demokrat didirikan. Secara empiris eksistensi sebuah partai politik, menurut Ali Syafa’at, dapat dilihat berdasar tiga aspek. Diantaranya adalah aspek sosiologis, aspek yuridis dan juga aspek politis (Syafa’at, 2008: 65)[8]

iktitam.

            Demikianlah pemaparan ini semoga Partai Demokrat dapat terus memainkan peran strategisnya pada pergerakan dengan tetap berpijak pada spirit nilai kemanusiaan universal yang terformulasi pada misi Partai Demokrat. BERSAMA KITA KUAT, BERSATU KITA BANGKIT bukan hanya pepesan kosong.

 

Daftar Pustaka

Nugroho, Adi, Dkk, Belajar Merawat Indonesia, Dompet Duafa, Jawa Barat, 2012

Mahmudi, Ali, S.H. M.Si, Trik jitu Menang Pemilu, Amerta Media, tt,

Sutanto. Strategi Partai Demokrat dalam pemenangan pemilu legislatif 2009 di Kota      Semarang.Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang. 2011

http://www.tempo.co/read/news/2013/02/11/078460446/10-Poin-Pakta-Integritas-Partai-Demokrat



[1] Judul tulisan disampaikan dalam lomba menulis partai democrat bertema Demokrat Berkoalisi Dengan Rakyat

[2] Peserta Lomba, Guru pada MA Darul Ulum Sumber Mulyo kec Pulau Rimau Kab Banyuasian, Sumsel

[3] http://www.tempo.co/read/news/2013/02/11/078460446/10-Poin-Pakta-Integritas-Partai-Demokrat

[4] K.H . Ali Mahmudi, S.H. M.Si, Trik jitu Menang Pemilu, Amerta Media, tt, hal 41

[5] Adi Nugroho, Dkk, Belajar Merawat Indonesia, Dompet Duafa, Jawa Barat, 2012 Hal 123

[6] K.H. Ali Mahmudi, Loc.cit hal 23

[7] K.H. Ali Mahmudi, Loc,cit hal 46

[8]Sutanto. 2011. Strategi Partai Demokrat dalam pemenangan pemilu legislatif 2009 di Kota   Semarang.Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang.hal 31

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel