8 Cara Mendidik Anak agar Cerdas dan Mandiri

8 Cara Mendidik Anak agar Cerdas dan Mandiri

8 Cara Mendidik Anak agar Cerdas dan Mandiri
8 Cara Mendidik Anak agar Cerdas dan Mandiri - Memiliki anak yang cerdas dan mandiri merupakan impian setiap orang tua. Akan tetapi Sebagian besar orang tua tidak tahu bagaimana cara mendidik anak supaya memiliki kecerdasan yang baik dan berkepribadian mandiri. Tak Ayal jika mereka kecewa bahkan suka memarahi anak-anaknya.

Padahal dengan kecewa dan mengandalkan emosi terhadap anak-anak akan membuat kecerdasannya terganggu, karena ketika mental sang anak sudah tertekan maka tumbuh kembang otak dan karakternya menjadi terhambat. Maka dari itu buat orang tua yang ingin memiliki anak yang cerdas ada baiknya untuk melakukan cara cerdas juga supaya impian Anda tercapai.

Berikut ini beberapa cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri. Anda bisa menerapkannya untuk mewujudkan impian memiliki anak yang cerdas:

Asah Rasa Ingin Tahu Sang Anak Sejak Dini

Pada usia anak-anak biasanya anak biasanya rasa ingin tahunya sangat tinggi sehingga mereka akan mudah banyak menanyakan tentang sesuatu atau beberapa hal yang ada disekelilingnya. Anda sebagai orangtua tentu harus mendampingi anak untuk mengetahui apa saja yang ingin diketahui. Bahkan di sini posisi orang tua adalah membentuknya untuk memecahkan hal-hal yang tidak mereka ketahui.

Anda sebagai orang tua tidak boleh mengatakan "tidak tahu" jika anak sedang bertanya. Kalau memang sekiranya Anda tidak mengetahui jawabannya, maka kita harus mencari tahu dan memberitahukannya kepada anak.

Selain itu ketika anak tertarik untuk mengetahui sesuatu atau hal-hal baru dampingi mereka supaya rasa ingin tahunya terasah. Dalam usia anak-anak seperti ini peran orang tua sangat penting supaya anak bisa tumbuh dengan cerdas.

Hargai Pendapatnya

Cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri selanjutnya adalah dengan memberikan mereka kebebasan untuk berpendapat. Sebagai orang tua Anda harus bisa menjadi pendengar yang baik untuk apa pun ide atau pendapat yang anak Anda sampaikan. Jangan membatasi mereka untuk berpendapat supaya pemikirannya terus berkembang.

Apabila terdapat pendapatnya yang menurut anda kurang tepat ada baiknya untuk direspons dengan penjelasan yang positif sebisa mungkin tidak mengekang tumbuh kembang kecerdasannya. Demikian pula sebaliknya apabila mereka bisa berpendapat dengan baik dan menarik Anda tidak perlu ragu untuk mengapresiasinya.

Menghargai mereka tentu juga menjadi salah satu cara mendidik mereka supaya bisa tumbuh cerdas dan percaya diri. Anda sebagai orang tua teruslah mendampingi mereka agar masa keemasannya ini dapat dimaksimalkan.

Tanamkan Sifat Empati

Menumbuhkan sifat empati pada anak merupakan salah satu cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri. Ajari mereka untuk selalu peduli pada orang di sekitarnya. Hal ini karena rasa simpati dan empati terhadap kesusahan orang lain salah satu stimulus untuk menumbuhkan sifat mandiri dan cerdas pada anak.

Sebab ketika mereka sudah simpati dan empati tentu tidak segan untuk membantunya. Dengan anak-anak ikut andil dalam menyelesaikan masalah orang lain maka kecerdasan mereka akan semakin meningkat.

Misalnya, ajari anak-anak untuk menyumbang sebagian uang sakunya untuk orang lain yang sekiranya kurang mampu. Kemudian jelaskan kepada mereka alasan kenapa mereka harus berbagi dengan orang lain yang membutuhkan bantuannya.

Biarkan Mereka Menentukan Pilihan

Cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri selanjutnya adalah membiarkan mereka menentukan pilihannya sendiri. Sebab anak yang pemberani dan memiliki mental yang kuat merupakan anak yang dapat menentukan sendiri pilihannya. Bahkan mereka bisa memecahkan masalahnya sendiri tanpa meminta bantuan orang lain.

Anda sebagai orang tua tentu harus melatih mereka untuk bisa menentukan pilihannya sendiri tanpa harus diwakili. Karena kalau kita yang terus menentukan maka anak bisa tidak berkembang kecerdasannya.

Hal yang bisa anda lakukan untuk mengaplikasikan cara ini adalah dengan memberikan pilihan menu makanan apa saja yang mereka inginkan. Seperti ketika untuk makan siang atau memilih baju yang ingin dipakainya ketika bepergian. Apabila Anda sudah miliknya dengan cara yang seperti ini maka suatu saat nanti ketika besar mereka akan menjadi anak yang mandiri.

Tanamkan Sifat Disiplin dan Tanggung Jawab

Menanamkan sifat disiplin dan tanggung jawab pada anak juga merupakan salah satu cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri. Sebab disiplin dapat menjadi kunci tumbuh kembang anak yang efektif pada saat dewasa nanti. Ketika anak sudah disiplin dan memiliki tanggung jawab maka mereka akan lebih mudah mengatur dan menjalani hidupnya dengan cerdas dan mandiri.

Tidak perlu padahal yang besar untuk kita bisa mengajari anak hidup disiplin tetapi hal sederhana seperti mengajarkan membuang sampah pada tempatnya atau bangun tidur makan dan belajar tepat waktu dapat membangun sifat disiplin pada mereka. Selain itu, Anda juga bisa mengajarkan anak merapikan tempat tidurnya; membereskan mainannya setelah mereka selesai bermain tentu dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab pada diri mereka.

Dukung Pertemanan Sehat dan Hindari Toxic

Pertemanan yang toxic sangat berbahaya untuk tumbuh kembang anak-anak. Sebab, ketika anak sudah mempunyai lingkungan Pertemanan yang negatif maka mereka tidak akan cerdas cerdas. Bahkan mereka akan menantang Anda sebagai orang tua.

Untuk itulah orang tua harus memperhatikan lingkungan pertemanan anak-anak agar nanti mereka tumbuh menjadi anak yang cerdas dan mandiri. Berikan kepada mereka lingkungan bermain sehat dan mampu menunjang serta memotivasi mereka untuk belajar.

Jika anak sudah menemukan tempat bermain sebagai tempat belajarnya maka dengan cepat mereka akan tumbuh cerdas. Anda tidak perlu banyak tenaga untuk mengajarkan mereka banyak hal kalau mereka juga bisa mengetahui hal-hal baru dalam dunia bermainnya.

Jangan Dikte Anak

Cara mendidik anak agar cerdas adalah jangan mendikte mereka. Sebab jika kita dikte anak maka imajinasi mereka tidak akan bisa berkembang. Biasakan mengembangkan imajinasi mereka dengan memberikan stimulus agar anak bisa berimajinasi bukan meningkatkan kemampuan mereka untuk berpikir banyak hal.

Anda sebagai orangtua harus memberikan fasilitas ini agar anak tumbuh cerdas dan membanggakan Anda. Melibatkan diri dalam perkembangan anak akan menjadi nilai tersendiri untuk kecerdasan mereka.

Banyak Tanya, Sedikit Menjelaskan

Untuk meningkatkan daya imajinasi anak maka perbanyaklah pertanyaan-pertanyaan pada mereka. Kalau mereka mempertanyakannya kembali,  jangan terlalu banyak menjelaskan. Ketika kita sudah menjawab, lontarkan pertanyaan kembali pada mereka untuk merangsang otak anak agar dapat berpikir akan hal tersebut.

Misalnya anak bertanya kenapa kaki bebek itu berselaput, maka anda jangan langsung menjawab dengan sejelas mungkin pastikan anak juga berpikir akan hal tersebut. Kita bisa menemukannya kembali dengan memperhatikan bagaimana cara bebek mengambil makanannya dengan menggunakan terlebih dahulu kakinya.

Dengan begitu mereka akan mengetahui sendiri fungsi selaput pada kakinya. Anda tidak perlu menjelaskan panjang lebar apa itu manfaat selaput dan lain-lain. Tetapi merekalah yang akan menjawabnya sendiri apa fungsi selaput pada kaki bebek.

Itulah pembaca beberapa cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri. Perhatikan tumbuh kembang anak Anda cerdas dan bisa tumbuh dewasa seperti yang Anda impikan. 

 

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel