Tips Mengatasi Galau Karena Putus Cinta

 Cara Menghilangkan Stress Karena Putus CintaTips mengatasi galau karena putus cinta-

Cara Menghilangkan Stress Karena Putus Cinta

 Ketika seorang remaja memiliki rasa cinta maka keinginannya sangat menggebu-gebu untuk mendapatkan apa yang ia inginkan termasuk orang yang ia cintai. Namun bagaimana jika setelah dia mendapatkan orang yang ia cintai dalam beberapa waktu hal yang tidak diinginkan telah terjadi yakni di putus cintanya.

 

Pasti yang terjadi adalah sakit hati dan murung tidak nafsu makan bahkan hal lain yang tidak patut dilakukan karena hanya cuma putus cinta.

 

Oleh karena itu mungkin selaku teman atau orang tua jika ada sanak saudara atau anak yang sedang putus cinta maka berikanlah tips-tips berikut agar tidak dirundung kegelisahan dan kemurungan yang berlanjut lama.

 

IntrospeksiIntrospeksi diri

 

IntrospeksiIntrospeksi diri adalah cara yang terbaik, mungkin dalam diri kita banyak sekali kesalahan-kesalahan yang seharusnya tidak kita lakukan sehingga menyebabkan kan kita diputus cintanya. Ibarat pengalaman mencintai seseorang yang pertama introspeksi ini sangat baik sekali agar di kemudian hari tidak sampai terjadi lagi dan bisa mengawalinya lagi untuk lebih baik.

 

Ambil Baiknya

 

Semua orang jika ada hal yang negatif yang membuat dia sedih pasti kebanyakan berpikir ini adalah suatu musibah, padahal setiap musibah pasti ada hikmahnya. Oleh karena itu, silakan ambil hikmah dari kejadian diputus cinta. Mungkin saja ketika kita diputusin, waktu kita lebih banyak untuk berkreativitas, bisa saja banyak hal yang bisa kita lakukan ketika kita sedang sendirian dan lebih bermanfaat bagi orang lain daripada harus bergelimangan dengan perasaan-perasaan yang sering-sering berubah ketika bersama kekasih kita.

 

Serahkan Semua sama Allah

 

Semua adalah pemberian dari Allah, jika Allah mencabut kenikmatan maka itu sebagai bukti cinta Allah kepada kita, Allah mencoba untuk memberikan cobaan sebatas mana sih keimanan kita kepadanya. Kalau baru sebatas saling mencintai dan belum memiliki status pernikahan dan akhirnya putus cinta tentu Ini adalah sebuah kenikmatan yang besar, karena Allah tidak ingin menjerumuskan kita kepada hal-hal yang negatif yang menyebabkan kita berbuat kemaksiatan kepadanya.

 

Sibukkan dengan Hal yang Lebih Bermanfaat

Coba deh kita ingat-ingat kembali apa saja sih yang bisa kita lakukan, yang bisa lebih bermanfaat untuk orang lain. Misalkan dengan menanam pohon, menulis, berdiskusi dengan orang lain, berkarya ataupun hal-hal yang lain yang membuat kita lebih produktif dan menghasilkan banyak karya untuk bisa dinikmati oleh orang lain. Seperti halnya pepatah mengatakan “gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama”. Jadi perbanyak-banyaklah berkarya agar nama kita, meskipun jasad telah tiada nama kita masih ada.

 

Cobalah Berbagi Kepada Orang Lain

 

Kalau kita hanya mengandalkan keilmuwan kita tentu kita akan pusing sendiri meskipun kita adalah orang yang cerdas, namun jika kita mencoba berbagi dengan orang lain tentang perasaan kita bisa saja ini dapat meringankan permasalahan kita termasuk tentang putus cinta karena cinta itu tidak masuk akal nah karena tidak masuk akal inilah kita butuh orang yang bisa membuat kita lebih tenang, minimal bisa menyamakan perasaan yang kita alami sehingga dia pun ikut merasakan apa yang kita rasakan.

 

Itulah sedikit tips dari kami agar tidak terlanjur tenggelam dalam perasaan cinta yang hanya menimbulkan kenikmatan sesaat.

 

Jadi bagi kalian yang sedang putus cinta jangan terlanjur berbuat negatif ya karena banyak sekali hal-hal yang bisa kalian lakukan karena kalian masih muda daripada hanyut dalam perasaan lebih baik hanyut dalam caranya untuk memberikan manfaat kepada banyak orang, menginspirasi banyak orang bisa saja dengan adanya cerita putus cinta yang kalian alami bisa menginspirasi orang lain. Jika sikap yang kami lakukan adalah benar ketika telah diputuskan, namun jika sebaliknya sikap kalian negatif maka tidak bisa dijadikan contoh yang baik. Oleh karena itu jadilah contoh yang baik ya.

 

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel