Kesalahan Fatal Kepala Madrasah

Kesalahan Fatal Kepala Madrasah

Kepala madrasah tak layaknya sebagai malaikat yang terlepas dari kesalahan-kesalahan. Sama halnya dengan guru atau makhuk lainnya, kepala madrasah juga memiliik kesalahan yang terkadang dan bahkan sering dilakukan. Nah, ada yang tahu. Ternyata kesalahan yang sering dilakukan oleh kepala madrasah adalah berkaitan dengan tugasnya dalam memerankan dirinya sebagai :

Edukator

Kepala madrasah sebagai edukator. Dia selaku pendidik yang mampu memberikan arahan atas rancangan, baik rancangan jangka pendek menengah maupun jangka panjang. Selain itu juga terkait dengan dunia belajar dan mengajar, dia juga mampu memberikan arahan kepada para guru dan star madrasah untuk dididik dengan baik.

Nah, untuk menjadi seorang pendidik tidaklah mudah. Apalagi yang dihadapi adalah intern sendiri, kepala madrasah tentu harus berani dan bisa berbahasa yang dimungkinkan tidak menyingung perasaan para guru dan staf yang ada.

Manager

Komponen yang ada dalam dunia pendidikan sangat banyak sekali. Seorang manager harus mampu menata dengan baik semua komponen yang ada di madrasah. Kepala madrasah memanage tenaga pendidik, tenaga kependidikan, sarana dan hubungan internal dengan masyarakat.

Selain itu juga mengatur hal semua yang berhubungan dengan madrasah. Memang sih semua itu bisa diwakilkan, namun kesalahan fatal jika kepala madrasah tidak menahu soal yang telah didelegasikan ini kepada para tenaga ahlinya.

Leader

Leader adalah bagaimana memimpin. Kalau kepala madrasah memiliki satu gaya kepemimpinan saja tentu kurang tepat. Karena berbagai gaya kepemimpinan itu bisa diterapkan tergantung dengan situasi dan kondisi serta dengan adanya objek orang yang sedang dihadapi. Adakalanya harus santai, adakalanya harus tegas dan mampu menjadi pemimpin yang benar-benar bisa menjaga harga diri madrasah itu sendiri.

Ini sangat penting, karena sebagai kepala madrasah, dia harus mampu menjaga nama madrasah meski dia dalam situasi yang terjepit dan salah. Apalagi menghadapi kasus yang di situ madrasah disalahkan. Ini menjadi soal yang pokok.

Inovator

Bagaimana dengan keadaan dunia sekarang. Sungguh sangat diluar dugaan, virus tidak hanya melanda dunia, namun juga pendidikan. Dimana madrasah dituntut harus mampu bersaing di dunia yang serba tekhnologi ini. Memberikan inovasi-inovasi yang dapat menumbuhkan semangat belajar dan mengajar serta memberikan suasana baru bagi lembaganya.

Bagaimana agar kepala madrasah mampu mendapatkan trobosan-trobosan yang unik serta tidak terduga. Inilah sumber kehidupan madrasah, jika mampu dimunculkan pasti madrasah tidak akan ketinggalan alias kuno dan bisa dimungkinkan tidak akan mati.

Motivator

Kepala madrasah tidak boleh suaranya terlalu rendah, bagaiman bung karno memberi semangat ?. Tentu dengan suara yang mantap dan tegas. Mampu memberikan penekanan-penekanan pada suatu hal yang perlu untuk digaris bawahi. Ini harus menjadi catatan bagi kepala madrasah untuk dapat diterapkan kepada setiap aturan demi kewaspadaan terhadap segala macam pelanggaran dan aturan yang ada.

Baiklah, itu beberapa kompetensi saja dari kepala madrasah yang sebaiknya dijadikan sebagai perhatian khusus. Meski sepele sekedar teori, namun itu semua akan bisa menjadi kererangan yang lebih rinci dan detail lagi. Oleh karena itu, kepala madrasah sebaiknya selalu standbay di tempat madrasah.

Jika perlu kepala madrasah hadir terlebih dahulu sebelum para guru dan staf datang dan pulang terakhir. Kepala madrasah memang sudah tidak diwajibkan untuk mengajar kan. Ini sebagai bentuk perhatian agar kepala madrasah juga mengawasi apa yang sedang terjadi madrasahnya.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel