Mari Budayakan Literasi Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia

Mari Budayakan Literasi Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia




Literasi merupakan sekumpulan keterampilan terkhusus membaca dan menulis. Keterampilan ini didapat darimana saja. Dengan kemampuan literasi, orang dapat meningkatkan kulitas hidupnya, begitu pula dengan keluarganya dan masyarakat sekitarnya. Jangan sampai  didapati ada orang yang tak mampu baca tulis. Ini hal yang terpenting. Orang luar sudah sampai menerjemah dan bahkan menelurkan berbagai macam penelitian. Masak negara kita yang sebesar ini masih ada yang tidak bisa membaca dan menulis. Semua itu, literasi yang berhubungan langsung dengan kemampuan membaca dan menulis semuanya diperoleh dengan melalui pendidikan.
Apalagi sekarang sudah mundul yang namanya literasi digital. Kita haru spandai-pandai menyerap iniformasi yang benar-benar valid dan terpercaya demi mendapatkan informasi yang terbaik dan terpercaya. Informasi sekarang begitu cepat dan menjamur dimana-mana, sehingga harus pandai dalam menyaring informasi yang berasal dari dunia digital. Literasi digital memang wajib dihidupkan.
Kalau membicarakan tentang literasi banyak yang akan di bahas, baik tentang literasi sekolah, novel, ataupun digital. Pada hakikatnya ialah cuman untuk memperoleh informasi yang baik dan bermanfaat. Apalagi kalau ditunjang dengan kemampuan karya yang banyak dalam bidang kepenulisan. Ini adalah suatu pperkembangan literasi yang baik. Karena Islam jaya juga karena adanya banyak tulisan yang berasal dari literasi berbagai ulama’.
Tulisan itu menjadi bukti sejarah majunya peradaban suatu kaum. Namun juga harus terakm benar isi yang bermanfaat atau hal yang dibahas tidaklah plagiat, namun murni dari penelitian yang bagus dan bukan sekedar comot sana dan sini. Jadi, mari budayakan membaca dan menulis di kalangan kita. Mebaca dan menulis yang semakin berkualitas.
Memang di indonesia banyak sekali penerbit buku, namun kualitas tulisannya masih kurang bagus. Apalagi trend apa yang dibutuhkan pasar itulah yang akan di tulis, sehingga memberikan keuntungan secara langsung bagi penulis. Literasi yang bersifat seperti ini harus dibenahi. Memang penulis juga tidak dapat disalahkan, karena memang pada kenyataannya para pembaca juga kurang berminat membaca. Apa yang mereka butuhkan daninginkan saja yang mereka baca. Orang lebih suka literasi dengan memanfaatkan digital daripada buku karena harganya yang murah tentunya.
Alangkah baiknya jika penduduk semua sadar artinya membaca apapun dan menulis apapun yang dapat memberikan kontribusi kepada siapapun tanpa ada kepentingan literasi pribadi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel