Langkah-langkah Pembelajaran Model Jigsaw



Langkah-langkah Pembelajaran Model Jigsaw



Sudah tahukah kamu tentang model pembelajaran tiper Jigsaw. Dengan kooperatif tipe ini, siswa diharuskan membentuk sekelompok kecil yang hanya terdiri dari empat sampai lima anak, tentunya dipilah-pilah agar anak dalam sekelompok tersebut ada yang memiliki tingkat kecerdasan yang hampir sama dengan kelompok lain agar model pembelajaran ini dengan model Jigsaw bisa berjalan dengan lancar.

Masing-masing kelompok dituntut untuk saling belajar, setelah ini ada beberapa anak dari masing-masing kelompok pada model Jigsaw ini untuk bertanggung jawab menyampaikan materi kepada anggota pembelajaran lain. Sehingga wakil dari kelompok tersebut dapat memahamkan kelompok lain.

Peran guru disini tidak hanya sekedar melihat kelompok belajar saja, namun juga memberikan fasilitas untuk anak lebih tahu atas masalah yang sedang mereka pelajari. Intinya pada pembelajaran model ini ialah para siswa memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman dan memecahkan sebuah permasalahan yang diberikan atau didapatkan setelah memahami sebuah materi yang mereka pelajari.

Berikut langkah-langkah singkatnya :

Bentuk kelompok 2-6 anak dengan masing-masing kelompok memiliki materi yang berbeda-beda
Setelah masing-masing kelompok mendiskusikan topik yang mereka pelajari, ada satu wakil (ahli) yang nanti akan menjadi presentator ke kelompok lain

Masing-masing kelompok meminta wakilnya untuk menjelaskan kepada wakil (ahli dari masing-masing tim) dari masing-masing tim.

Setelah wakil (ahli) masing-masing berkumpul dan menjelaskan materi yang dibahas secara bergantian hingga selesai, mereka pun kembali ke tempat kelompokny masing-masing untuk menyampaikan apa yang telah didapat dari wakil (ahli) tiap-tiap kelompok.

Kelebihan dengan model pembelajaran ini adalah guru akan dipermudah karena anak aktif sendiri serta dapat memeratakan materi yang ada sehingga dengan model ini akan lebih efektif waktu dan materi. Tapi ada saja anak yang merasa kurang PD. Bahkan ada yang merasa diajari dengan temannya sendiri kadang kurang begitu perhatian. Ini juga menjadi salah satu kekurangan menggunakan model pembelajaran jigsaw ini.

Selain itu pembelejaran dengan model ini memerlukan waktu yang cukup lama serta persiapan yang matang agar model pembelajaran ini tidak memakan banyak waktu. Biasanya anak jika tidak dikasih terlebih dahulu merekeka kelabakan dengan model pembelajaran demikian. Sehingga saat menerangkan kurang jelas.



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel