5 Tips Mempercepat Pemahaman Pelajaran Matematika

Matematika merupakan salah satu pelajaran yang dianggap sebagai momok oleh banyak peserta didik. Selain bergelut dengan angka, juga menggunakan rumus yang harus hafal di luar kepala. Permasalahan ini membuat pemahaman pelajaran Matematika menjadi menurun. Ingin tahu solusinya, simak ulasan berikut.

Tips Mengajarkan Matematika dengan Mudah

Sesulit apapun pelajaran jika mengetahui seluk beluknya akan mudah dalam penyampaian. Begitu pula dalam pelajaran Matematika. Ada beberapa tips mudah untuk mengatasi hal tersebut, di antaranya:

1. Memiliki Konsep yang Benar

Sebelum memberikan sebuah materi, ingatkan kembali peserta didik dengan konsep mudah ataupun konsep dasar yang dimilki. Bisa jadi mereka sudah lupa pada meteri sebelumnya. Hal sepele semacam ini cenderung mempermudah  dan menghasilkan efek yang besar.

Seperti contoh, sebelum mencari luas bangun ruang cairkan suasana dulu dengan mengingat konsep bangun datar yang menyusunnya. Dengan begitu, mereka lebih mudah menangkap beberapa hal, baik sisi, luas dan juga menemukan volume.

2. Menggunakan Alat Peraga Sederhana

Sebagian alat peraga memang harus dibuat, akan tetapi ada kalanya beberapa item terdapat di sekitar peserta didik. Seperti saat mencari luas persegi panjang, bisa menghitungnya dengan meja, papan tulis, luas lantai ataupun dinding. Sehingga, pola fikir mereka akan semakin berkembang.

Tahap berikutnya, mintalah mereka membuat alat peraga sesuai dengan materi yang diberikan. Untuk memudahkannya, lakukan secara berkelompok. Karena setiap kesulitan akan diselesaikan secara bersama-sama.

3. Gunakan Model, Metode, Teknik dan Pendekatan yang Tepat

Setiap materi tentu memiliki model dan metode yang berbeda. Tidak heran setiap pertemuan guru dituntut memberikan materi baru, persiapan semacam ini harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum disampaikan.

Lakukan pendekatan dengan teknik yang tepat, karena guru harus pandai dalam melihat antara peserta didik yang aktif dan pasif. Teknilk penyampaian untuk mereka juga tidak sama, untuk siswa pasif gunakan pendekatan dengan cara menyuruh duduk paling depan.

4. Mengukur Pemahaman Siswa

Apakah peserta didik paham dengan materi yang disampaikan? Jika iya bagaimana cara mengukurnya? Salah satu cara tepat yaitu dengan cara menyuruh maju dan mengerjakan soal latihan. Berikan beberapa soal yang tidak sama antara satu anak dengan lainnya.

Peserta didik yang paham dengan meteri, cenderung tidak akan kebingungan walaupun diberikan berbagai macam variasi soal. Sebaliknya, jika belum paham mereka cenderung berdiam diri dan malu-malu untuk bertanya. Di sini peran guru sangat penting untuk membimbingnya.

5. Memotivasi Siswa

Berikan support pada siswa yang kurang memahami pelajaran dan berikan pujian untuk siswa terbaik. Motivasi akan membangkitkan semangat belajar peserta didik, dan tidak menutup kemungkinan mereka akan menjadi yang terbaik walaupun sekarang masih dalam proses berkembang.

Pemahaman pelajaran Matematika setiap peserta didik memang tidak sama. Adakalanya meraka cepat tanggap terhadap pelajaran yang diberikan, begitu pula sebaliknya. Kesabaran dan ketekunan guru sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel